Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Lamtoro

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Lamtoro

Tanaman lamtoro adalah salah satu jenis tanaman yang sering disebut sebagai pete cina. Tanaman yang satu ini biasanya akan bertumbuh pada dataran rendah, dimana ketinggian tempatnya bisa mencapai sekitaran 1.500 meter diatas permukaan laut. Pengembangan tanaman lamtoro ini bisa dilakukan dengan cara penyebaran biji yang dimilikinya.

Biasanya, tanaman lamtoro ini akan dimanfaatkan oleh warga masyarakat untuk digunakan sebagai peneduh serta pencegah erosi. Bahkan, tanaman lamtoro ini menjadi pakan ternak dan kayu bakar.

Banyak hal yang bisa anda temukan pada tanaman lamtoro ini. Selain bermanfaat baik untuk warga masyarakat, tanaman lamtoro ini juga memiliki proses pertumbuhan yang unik.

Dari berbagai sumber yang ditemukan, tanaman lamtoro ini dicatat sebagai tanaman yang memiliki keunikan tersendiri dalam proses pertumbuhannya.

Baca Juga : Penyebab Terjadinya Evolusi

Hal ini bisa dilihat oleh anda pada klasifikasi dan morfologi yang dimilikinya. Nah, untuk klasifikasi dan morfologinya, anda bisa lihat pada pembahasan yang sudah ada seperti dibawah ini.

Klasifikasi Tanaman Lamtoro

  • Kingdom – Plantae
  • Divisi – Magnoliophyta
  • Kelas –  Magnoliopsida
  • Sub Kelas – Rosidae
  • Ordo – Fabales
  • Famili – Mimosaceae
  • Genus – Leucaena
  • Spesies – Leucaena leucocephala (Lam.) de W

Morfologi Tanaman Lamtoro

1. Akar Tanaman Lamtoro

Sistem perakaran yang dimiliki oleh tanaman lamtoro ini, yaitu sistem perakaran yang tunggang. Tanaman lamtoro ini akan bertumbuh secara kuat dan tegak keatas apabila tanaman lamtoro ini memiliki akar yang bagus dan baik.

Pasalnya, tanaman lamtoro ini memiliki akar yang sangat berpengaruh pada proses pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Akar tanaman lamtoro ini akan berfungsi untuk menyerap mineral maupun sari-sari makanan yang terdapat pada dalam tanah.

Lamtoro adalah tanaman yang memiliki akar kokoh dan kuat sehingga bisa tembus pada kedalaman tanah yang cukup jauh. Dengan begitu, tanaman lamtoro ini tidak mudah untuk tumbang oleh angin yang kencang.

2. Batang Tanaman Lamtoro

Selanjutnya ada batang tanaman lamtoro, tekstur batangnya terlihat agak kasar dan keras pada permukaannya. Selain itu, dipermukaan batang tanaman lamtoro ini terlihat garis-garis yang berbentuk secara vertikal dan berbintil-bintil serta berlentisel.

Umumnya, tanaman lamtoro ini menampilkan warna yang sama seperti batang tanaman lainnya. Dalam hal ini, tanaman lamtoro memiliki warna coklat pada batangnya.

Tanaman lamtoro merupakan jenis tanaman yang bisa bertumbuh tinggi keatas dengan ketinggian yang mencapai 20 meter, walaupun seringkali tanaman lamtoro memiliki rata-rata pertumbuhan sekitaran 2 hingga 10 meter saja.

Percabangannya terlihat rendah, namun banyak ranting-ranting yang berbentuk bulat dan ujung rantingnya memiliki bulu-bulu.

3. Daun Tanaman Lamtoro

Tahukah anda kalau daun yang dimilikinya sangat unik? Ya, tanaman lamtoro ini terdiri atas daun yang unik dan menarik untuk dilihat. Daunnya termasuk pada jenis daun yang majemuk dengan bentuk seperti rangkap.

Ujung daunnya terlihat meruncing dan pangkal daunnya terlihat miring. Permukaan daun tanaman lamtoro ini memiliki bulu-bulu yang halus dengan tepinya yang berjumbai. Tanaman lamtoro ini memiliki daun yang disertai dengan warna hijau muda hingga tua.

4. Bunga Tanaman Lamtoro

Bunga tanaman lamtoro ini termasuk pada jenis bunga yang memiliki bentuk seperti bongkol dan bertangkai panjang. Dalam hal ini, bunganya akan terdiri atas 2 hingga 6 bongkol.

Disetiap bongkolan akan tersusun dengan cara yang rapih dan berasal dari 100 hingga 180 kuntum bunga. Terlihat seperti bulatan yang berupa bola dengan warna yang agak putih kekuningan. Tak hanya itu saja, bunga ini juga memiliki ukuran dengan diameter yang mencapai 12 sampai 21 mm.

Tangkai bunganya bisa mencapai sekitaran 2 hingga 5 cm. Bunga lamtoro ini memiliki ukuran yang relatif kecil.

Kelopak bunga tanaman lamtoro ini memiliki bentuk yang menyerupai lonceng dan bergigi pendek dengan ukuran yang mencapai kisaran 3 mm.

Bunga tanaman lamtoro memiliki mahkota yang berukuran 5 mm. Sedangkan benang sari dari tanaman lamtoro ini terdiri atas 10 helai.

5. Buah dan Biji Tanaman Lamtoro

Sebagai morfologi yang terakhir dari tanaman lamtoro ini, dimana anda dapat melihatnya pada morfologi buah dan biji yang dimilikinya.

Secara umum, tanaman lamtoro ini memiliki buah dengan bentuk yang mirip seperti pita lurus serta pipih dan tipis. Perlu diketahui oleh anda kalau jenis tanaman lamtoro ini memiliki ukuran buah yang bisa mencapai 15 hingga 25 cm dan lebar yang dimiliki buahnya berkisaran 2 cm.

Tanaman lamtoro tersedia buah dengan warna yang hijau muda, dan warna tersebut hanya terlihat pada buahnya yang masih mentah.

Sedangkan buah yang sudah matang, maka warna yang berasal dari buah milik tanaman lamtoro ini akan berubah hingga menjadi kecoklatan. Selain itu, tanaman lamtoro ini juga memiliki sekat-sekat pada antara biji yang dimilikinya.

Dalam sebuah buah yang dimiliki oleh tanaman lamtoro akan terdiri atas 15 hingga 30 biji. Bentuk biji tanaman lamtoro ini hampir sama dengan buahnya, dimana bijinya memiliki bentuk yang bulat dan pipih.

Ukuran bijinya terlihat agak sedikit kecil, dapat diperhitungkan kalau bijinya memiliki ukuran yang hanya mencapai 5 hingga 10 mm.

Nah, untuk lebarnya bisa mencapai 3 hingga 4,5 mm. Warna dari biji yang dimiliki oleh tanaman lamtoro ini akan terlihat warna coklat tua mengkilap.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Lamtoro. Semoga bisa bermanfaat.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kaktus

Tinggalkan komentar